Selasa, 05 Februari 2013

Ilmu Pengetahuan Sosial : Angin


Pengertian Angin :
pergerakan udara dari daerah beretekanan maksimum (tinggi) ke daerah bertekanan minimum (rendah).
Menurut Buys Ballot :
angin bertiup dari daerah yang bertekanan udara maksimum (+) ke daerah yang bertekanan minimum (-) serta dapat berbelok ke kanan di sebelah utara khatulistiwa dan berbelok
ke kiri di sebelah selatan khatulistiwa yang disebabkan pengaruh rotasi bumi
Terjadinya angin : karena adanya perbedaan tekanan udara.
Anemometer : alat untuk mengukur arah dan kecepatan angin
Balon udara dan bendera angin : alat untuk mengetahui arah angin

Jenis-jenis angin :
1. Angin tetap : bergerak terus menerus sepanjang tahun dengan arah tetap.
Yang termasuk angin tetap :
a.  Angin pasat (trade wind) : berembus dari daerah maksimum
     subtropika (H) menuju ke daerah minimum ekuator (L)
b.  Angin barat (westerlies) : berembus sepanjang tahun dari
     arah barat ke timur. Berembus dari daerah minimum  
     subtropika hingga daerah minimum subpolar (L), baik di
     belahan bumi utara maupun balahan bumi selatan
c   Angin timur (polar easterlies) : berembus sepanjang tahun
     dari arah timur ke arah barat. Berembus dari daerah kutub
     menuju daerah minimum subpolar (L)
2. Angin lokal : hanya terjadi di daerah tertentu saja. 
 Contoh :
 -  Angin laut dan angin darat :
    Angin laut :
    bertiup dari laut ke darat pada siang hari.
    Pada siang hari,daratan lebih cepat menerima
    panas dari pada laut, sehingga laut menjadi berte-
    kanan udara maksimum, sedangkan daratan
    bertekanan udara minimum
   -  Angin darat :
      bertiup dari darat kelaut pada, malam hari.
      Pada malam hari daratan lebih lebih cepat menjadi
      dingin dari pada laut. Daratan menjadi bertekanan
      udara  maksimum, sedangkan laut bertekanan
      udara minimum.
-  Angin gunung dan angin lembah :
Angin gunung :
bertiup dari lereng gunung ke lembah pada malam hari. Pada malam hari udara di atas gunung lebih cepat mendingin dari pada di lembah. Lereng gunung menjadi bertekanan udara maksimum, sedangkan lembah bertekanan udara minimum
Angin lembah : :
bertiup dari lembah ke lereng gunung pada siang hari.Udara di lereng gunung lebih cepat panas dari pada lembah, karena lebih dahulu terkena sinar matahari. Lembah menjadi bertekanan udara maksimum, sedangkan lereng gunung menjadi bertekanan udara minimum.
 Angin fohn / angin jatuh :
angin panas dan kering yang turun dari puncak pegunungan melewati lereng pegunungan. Angin ini tidak menguntungkan bagi pertanian, karena dapat melayukan dan merusak tumbuh-tumbuhan.
    Beberapa angin fohn yang terkenal di Indonesia :
1.  Angin Bahorok : di Deli, Sumut
2.  Angin Kumbang : di Cirebon, Jabar
3.  Angin Gending : di Probolinggo, Jatim
4.  Angin Brubu : di Sulawesi Selatan
5.  Angin Wambraw : di Biak, Papua

 -  Angin Siklon :
    bergerak memutar ke pusat angin. Angin  ini terjadi karena adanya dua massa udara yang berbeda tekanan, yaitu antara massa udara dingin dan massa udara panas.
    Jenis-jenis angin siklon di dunia :
-  angin taifun (Asia Tenggara)
-  angin Hurricanes (Kep.Hindia Barat)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar